Senin, 04 Mei 2020

Perbedaan Tokoh dan Penokohan


Sebelum kita mengetahui perbedaan tokoh dan penokohan sebaiknya kita perlu juga mengetahui pengertian di antara tokoh dan penokohan, brikut adalah pengertianya.

A .Tokoh, menurut Aminudin (2002: 79) tokoh adalah pelaku yang mengemban peristiwa dalam cerita fiksi sehingga peristiwa itu mampu menjalin suatu cerita. Istilah tokoh mengacu pada orangnya, pelaku cerita (Nurgiyantoro, 1995: 165). Tokoh adalah salah satu unsur yang penting dalam suatu novel atau cerita rekaan. Menurut Sudjiman (1988: 16) tokoh adalah individu rekaan yang mengalami peristiwa atau berlakuan di dalam berbagai peristiwa cerita. Tokoh pada umumnya berwujud manusia, tetapi dapat juga berwujud binatang atau benda yang diinsankan.

Menurut Abrams (dalam Nurgiyantoro 1995:165) tokoh cerita merupakan orang-orang yang ditampilkan dalam suatu karya naratif atau drama oleh pembaca kualitas moral dan kecenderungan-kecenderungan tertentu seperti yang diekspresikan dalam ucapan dan dilakukan dalam tindakan. Berdasarkan pengertian di atas dapat dikatakan bahwa tokoh cerita adalah individu rekaan yang mempunyai watak dan perilaku tertentu sebagai pelaku yang mengalami peristiwa dalam cerita.

B .Penokohan, penokohan dan perwatakan adalah pelukisan mengenai tokoh cerita, baik keadaan lahirnya maupun batinnya yang dapat berubah, pandangan hidupnya, sikapnya, keyakinannya, adat istiadatnya, dan sebagainya. Menurut Jones dalam Nurgiyantoro (1995:165) penokohan adalah pelukisan gambaran yang jelas tentang seseorang yang ditampilkan dalam sebuah cerita. Menurut Sudjiman (1988:22) watak adalah kualitas nalar dan jiwa tokoh yang membedakannya dengan tokoh lain.

Penyajian watak tokoh dan penciptaan citra tokoh ini yang disebut penokohan. Penokohan dan perwatakan sangat erat kaitannya. Penokohan berhubungan dengan cara pengarang menentukan dan memilih tokoh-tokohnya serta memberi nama tokoh tersebut, sedangkan perwatakan berhubungan dengan bagaimana watak tokoh-tokoh tersebut. Berdasarkan pendapat-pendapat di atas dapat dikatakan bahwa penokohan adalah penggambaran atau pelukisan mengenai tokoh cerita baik lahirnya maupun batinnya oleh seorang pengarang.

Tokoh adalah pelaku yang diceritakan dalam sebuah cerita.
Tokoh dibagi menjadi dua, yaitu
1) tokoh utama
2) tokoh pendamping
Contoh pada cerita Malin Kundang. Tokoh utamanya adalah Malin Kundang. Sedangkan tokoh pendamping adalah ibu Malin Kundang, saudagar kaya, istri Malin Kundang

Penokohan atau disebut juga perwatakan adalah sifat-sifat yang dimiliki oleh tokoh.
Penokohan dibagi menjadi tiga, yaitu:
1) tokoh proragonis (tokoh yang memiliki sifat baik)
2) tokoh antagonis (tokoh yang memiliki sifat buruk)
3) tokoh tritagonis (tokoh penengah)
Contoh pada cerita Bawang Putih dan Bawang Merah. Tokoh protagonis adalah Bawang Putih. Tokoh antagonis adalah Bawang Merah dan Ibu Tiri. Tokoh Tritagonis adalah nenek yang memberikan buah labu.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Fenomena Kepenulisan

            Sebenarnya saya tidak suka membaca, karena menurut saya jika membaca dengan teks yang panjang sangat membosankan. Saya lebih s...